Langsung ke konten utama

Ethereum 2.0 Setelah EIP-1559

(Photo Illustration : Ethereum)

(Artikel Sebelumnya : Proposal Ethereum ke-1559)

Ethereum Versi 2.0
Setelah tim Ethereum telah menyelesaikan proposal Ethereum yang ke-1559, nantinya Ethereum juga akan berencana untuk meningkatkan efisiensi dari sistem validasi yang dijalankan didalam jaringan Ethereum, yang sekarang Ethereum hanya menjalankan metode Proof of Work dengan menggunakan algoritma ETHASH/DaggerHashiMoto, nanti Ethereum akan mengubah algoritma serta metodenya.

Rencana yang dibuat oleh pihak Ethereum untuk melakukan pembaruan sistem validasi Ethereum menjadi Ethereum 2.0, yang ber-arti bahwa Ethereum tidak lagi akan mengadopsi metode Proof of Work alias Bukti Kerja untuk menjadi acuan dari sebuah bukti bahwa block telah dikerjakan dan telah divalidasi oleh miner.

Adopsi Baru
Pada Ethereum 2.0 mereka akan mengadopsi metode Proof of Stake, dimana metode ini sangat dipercaya oleh ilmuwan didalam Ethereum untuk meminimalisir pemborosan energi yang diciptakan pada metode sebelumnya yaitu Proof of Work.

Dengan metode Proof of Stake, Ethereum juga akan meningkatkan jumlah kecepatan transaksi per detiknya, dengan hal ini terjadi maka nilai Ethereum juga akan meningkat dengan sangat signifikan karena pasti banyak peminat yang akan tertarik dengan kecepatan transaksi yang diciptakan oleh Ethereum, apalagi fee nya juga akan lebih murah.

Proof of Stake
Proof of Stake merupakan sebuah metode yang mengharuskan seorang validator untuk melakukan lock pada aset digitalnya, dengan melakukan lock alias stake, maka itu akan menjadikan sebuah validasi bahwa orang tersebut telah menjadi bagian dari validator didalam node Ethereum.

Sementara ini, untuk menjadi seorang validator pada metode Proof of Stake Ethereum 2.0, kamu memerlukan setidaknya 32 Ethereum untuk memulai menjadi validator node dengan mode solo. Namun kamu juga bisa hanya memiliki kurang dari 32 Ethereum, tetapi kamu perlu bergabung dengan pool yang menyediakan metode Proof of Stake, contohnya ada pada Binance Pool.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Memilih Aset Crypto Dengan Baik

  (Photo Illustration : Cryptocurrency) Apa itu Cryptocurrency Cryptocurrency adalah sebuah aset yang dapat dimiliki oleh pengguna atau investor digital diseluruh dunia, Cryptocurrency pada umumnya bersifat bentuk kepemilikan aset sebuah tekhnologi yang diciptakan didalam internet, seperti Ethereum contohnya.  Cara Memilih Aset Crypto Dengan Baik Sebelum anda membeli aset crypto, jangan tergiur dulu dengan peningkatan harga yang sangat signifikan, cobalah untuk membaca beberapa fundamental tentang aset crypto yang anda lihat, serta proyek-proyek kedepannya, biasanya kamu bisa melihat fundamental dan proyek kedepan dari website resmi crypto yang kamu mau lihat, seperti contohnya jika kamu ingin melihat roadmap dari Ethereum, kamu bisa mengunjungi websitenya dengan menelusuri google dan mengetik "Ethereum Website", maka kamu akan menemukan website Ethereum resmi pada query paling atas. Resiko Investasi pada Aset Crypto Aset Cryptocurrency memiliki pergerakan harga atau fluktuas...

Melakukan Trading pada Decentralized Exchange

(Photo Illustration : Decentralized Peer-to-Peer ) Decentralized Exchange Adalah layanan jual beli aset cryptocurrency yang diberikan oleh sebuah produk layanan pertukanan dengan menggunakan metode swap , kegiatan jual beli dapat bergerak karena adanya likuiditas pada suatu aset cryptocurrency yang kita akan jual dan beli. Likuiditas Sebuah aset cryptocurrency yang diperdagangkan secara global melalui aplikasi Decentralized Exchange atau Perdagangan Desentral memerlukan adanya likuiditas, tanpa adanya likuiditas sebuah pasar perdagangan tidak akan dapat bergerak karena tidak ada demand yang akan menggerakan perdagangan pasar. Sebuah aset crypto pada Decentralized Exchange dapat dilakukan likuiditas dengan cara melakukan pembuatan pool liquidity provider . Liquidity Provider Setelah sebuah aset telah memiliki liquidity provider, maka perdagangan pasar dapat bergerak, karena setiap pesanan buy   dan sell  akan memasuki liquidity provider dulu lalu diteruskan kepada pihak pembeli...

Perbedaan UniSwap dan PancakeSwap

  (Photo Illustration : UniSwap or PancakeSwap ) Pendahuluan Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang perbedaan dari layanan Decentralized Exchange, yaitu PancakeSwap dan UniSwap, pada dasarnya memang kedua layanan ini adalah layanan yang memiliki kegunaan yang sama, tetapi ada perbedaan diantara keduanya, simak artikel ini sampai habis. PancakeSwap Penjelasan cepat tentang PancakeSwap, adalah sebuah layanan Decentralized Exchange yang berdiri diatas jaringan BSC (Binance Smart Chain), PancakeSwap memiliki biaya yang relatif rendah dan setiap transaksi yang diproses pada jaringan BSC hanya memiliki 21 node validator, yang berarti jaringan BSC akan memproses pesanan yang dibuat oleh PancakeSwap dengan biaya yang rendah dan juga dengan waktu yang cepat. PancakeSwap hanya bisa digunakan untuk melakukan segala jenis transaksi jual beli pada aset digital yang hanya berdiri diatas jaringan Binance Smart Chain atau BSC dan dengan kontrak address yang terdaftar pada BSC, kamu bisa mel...